Lilik Dwi Asfiana
"Maaf penyakit anak bapak tak bisa lagi disembuhkan"
Aku tak lagi berdaya mendengar ucapan dokter itu, dalam hati ak mendongkrak begitu keras. Memang dokter itu Allah yang bisa memvonis orang seenaknya saja? Tapi apa daya tak ada gunanya hal ini. Hanya membuat aku sakit hati.
Hari demi hari kulewati dengan langkah gontai. Tak ada kesembuhan yang menghampiriku, justru malah banyak cercaan yang banyak dan sering bahkan selalu menghampiriku. Aku hanyalah hamba Allah yang tak berguna. Aku bukanlah orang yang sesempurna kalian pikir. Aku hanya manusia biasa.
Setiap kali aku merenung, aku selalu terbayang tingakah mereka terhadap kku. Aku tak secantik Lady Gagah, tak sekaya Bakrie, tak secerdik Gayus, dan tak selucu Sule. Tapi inilah diriku yang apa adanya. Yang selalu menerima semuan ini apa adanya.
0 Responses

Posting Komentar